Pengaruh Kedalaman Proses Pengelasan Under Water Menggunakan Material ST 41 Terhadap Nilai Kekerasan Dan Struktur Makro

Muhammad, Dimas Achmad (2018) Pengaruh Kedalaman Proses Pengelasan Under Water Menggunakan Material ST 41 Terhadap Nilai Kekerasan Dan Struktur Makro. Diploma thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
10211400000111-Non_Degree.pdf - Accepted Version

Download (5MB) | Preview

Abstract

Proses pengelasan bawah air atau biasa disebut Under water Welding adalah merupakan salah satu teknik pengelasan yang digunakan untuk mereparasi atau memperbaiki kerusakan yang terjadi secara darurat atau emergency pada badan kapal, bangunan lepas pantai atau akan membutuhkan beberapa intervensi bawah air untuk perawatannya. Pada penelitian ini, perlakuan yang diberikan oleh peneliti adalah pengelasan dengan variasi kedalaman proses pengelasan 8 cm dan 15 cm. Pengelasan dilakukan dengan Underwater Welding pada material baja ST 41 dengan Elektroda E 7016 dengan kampuh V tunggal 60°. Kemudian diuji dengan menggunakan kekerasan dan makro etsa. Pada pengujian kekerasan, didapatkan hasil bahwa spesimen dengan kedalaman proses pengelasan 8 cm memiliki nilai kekerasan yang lebih rendah daripada kedalaman proses pengelasan 15 cm. Di dapat nilai kekerasan pada kedalaman pengelasan 8 cm sebesar 91,5 HRB, tepatnya pada Spesimen 2A bagian Weld Metal sebelah kanan layer ke 2. Sedangkan pada kedalaman pengelasan 15 cm sebesar 92,0 HRB tepatnya pada Spesimen 2B bagian Weld Metal sebelah kiri layer ke 2. Untuk struktur makro didapatkan hasil bahwa specimen 1 kedalaman pengelasan 8 cm lebih lebar menghasilkan nilai lebar HAZ nya yaitu sebesar 5 mm tepatnya pada spesimen 1 garis ke 3 bagian kiri. Sedangkan struktur makro pada specimen 2 kedalaman pengelasan 15 cm lebih sempit menghasilkan nilai lebar HAZ nya yaitu sebesar 4 mm. ====================================================================== The underwater welding process is one of the welding techniques used to repair or repair emergency or emergency damage on the ship's body, offshore building or will require some underwater intervention for its treatment. In this study, the treatment given by the researcher is welding with a variation of the welding process depth of 8 cm and 15 cm. Welding is done by Underwater Welding on ST 41 steel material with Electrode E 7016 with 60 V single camp. Then tested using hardness and macro etching. In hardness testing, it was found that specimens with a depth of 8 cm welding process had a hardness value lower than the depth of the welding process 15 cm. In can be hardness value at depth of welding 8 cm equal to 91,5 HRB, precisely at 2A specimen of Weld Metal part right side of layer 2. While at depth of welding 15 cm equal to 92,0 HRB precisely on Specimen 2B Weld Metal part left side layer to 2. For the macro structure, it was found that specimen 1 welding depth 8 cm wider resulted in the width value of the HAZ which was 5 mm precisely on the specimen 1 line to the 3 left. While the macro structure on the specimen 2 welding depth of 15 cm narrower to produce the value of its HAZ width of 4 mm.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: RSMI 671.52 Muh p
Uncontrolled Keywords: Pengelasan Under water , SMAW, Pengaruh kedalaman proses pengelasan Under water Welding, baja ST 41.
Subjects: T Technology > TS Manufactures
T Technology > TS Manufactures > TS227 Welding.
Divisions: Faculty of Vocational > Mechanical Industrial Engineering
Depositing User: Dimas Achmad Muhammad
Date Deposited: 02 Oct 2020 07:11
Last Modified: 02 Oct 2020 07:11
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/59511

Actions (login required)

View Item View Item