Pemodelan Banyaknya Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Kabupaten Bojonegoro Menggunakan Hierarchical Mixture Model

Sayono, Fajar Izzatunni’mah (2016) Pemodelan Banyaknya Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Kabupaten Bojonegoro Menggunakan Hierarchical Mixture Model. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.

[img]
Preview
Text
1312100106-Undergraduate_Thesis.pdf - Published Version

Download (5MB) | Preview

Abstract

Demam Berdarah Dengue adalah penyakit endemik yang sangat berbahaya terutama bagi mereka yang berusia dibawah 15 tahun. Penyakit ini disebarkan oleh Nyamuk Ae.aegypti yang membawa virus dengue. Penyakit ini pada tahun 2014 telah mencapai 100.347 kejadian dengan incident rate sebesar 39,8 per 100.000 penduduk. Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2013 mengalami kejadian Demam Berdarah Dengue yang cukup besar. Oleh karena itu, peneliti ingin membuat model yang sesuai dengan kejadian Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Bojonegoro. Pembuatan model tersebut menggunakan metode Hierarchical Mixture Model. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan diketahui bahwa data yang ada dibagi menjadi 2 kelompok yang berdistribusi Poisson. Metode hirarki yang digunakan adalah hirarki 2 level dan mixture yang digunakan adalah mixture Poisson. Karateristik dari data kejadian demam berdarah dengue berbeda untuk setiap kelompok. Hasil estimasi menyatakan bahwa pada kelompok 1 terdapat 7 variabel yang signifikan, yaitu presentase rumah/bangunan bebas jentik nyamuk aedes, presentase kepemilikan sarana sanitasi dasar, presentase institusi dibina lingkungan kesehatannya, rasio desa yang terkena KLB yang ditangani < 24 jam, rata-rata curah hujan, kepadatan penduduk per km2, dan presentase rumah tangga PHBS. Sedangkan pada kelompok 2 hanya terdapat 1 variabel yang signifikan yaitu presentase penduduk miskin ================================================================================================= Dengue fever is a very dangerous endemic disease especially for those who is under 15 years old. This disease is spread by Ae.aegypti mosquito who brings dengue virus. In 2014, this disease approach 100.347 incidence with incident rate 39,8 of 100.000 resident. In 2013, Bojonegoro regency experience a very big number of dengue fever. Therefore, the writer want to create a model that can explain the case in Bojonegoro regency by using hierarchical mixture model method. Based on the analysis, the data is divided as 2 group that follow Poisson distribution. This method use 2 level of hierarchy and Poisson mixture. Characteristic of the data said to be different between the 2 groups. The result of estimation show that in the first group, there are 7 variables that significantly influence the number of dengue fever incidence. Those are percentage of household that free from mosquito larva, percentage of basis sanitation ownership, percentage of institution who assisted in the environmental health, ratio of village that get extraordinary case and handled less than 24 hours, the average of rainfall, population density, and percentage of household that applied health and clean life behavior. In other hand, in the second group, there is only one variable that significantly influence the number of dengue fever. The variable is percentage of poor resident.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSSt 519.52 Say p
Uncontrolled Keywords: Demam Berdarah Dengue, Hierarchical Mixture Model, Kabupaten Bojonegor
Subjects: Q Science > QA Mathematics > QA276 Mathematical statistics. Time-series analysis. Failure time data analysis. Survival analysis (Biometry)
Q Science > QA Mathematics > QA278 Cluster Analysis. Multivariate analysis. Correspondence analysis (Statistics)
Divisions: Faculty of Mathematics and Science > Statistics > 49201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: EKO BUDI RAHARJO
Date Deposited: 14 Apr 2020 00:00
Last Modified: 14 Apr 2020 00:00
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/75766

Actions (login required)

View Item View Item