Potensi Limbah Visceral Rumah Potong Hewan (RPH) Untuk Produksi Lipase Oleh Isolat Bacillus sp. SK II-5

Hidayah, Kholilah Nur (2016) Potensi Limbah Visceral Rumah Potong Hewan (RPH) Untuk Produksi Lipase Oleh Isolat Bacillus sp. SK II-5. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
1512100046-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Limbah padat dan cair rumah potong hewan yang langsung dibuang ke lingkungan tanpa diolah terlebih dahulu berpotensi mengkontaminasi udara, air dan tanah sehingga menyebabkan pencemaran yang sulit didegradasi. Salah satu limbah padat RPH adalah organ visceral dengan kandungan lipid yang tinggi. Pada prinsipnya limbah RPH juga memiliki potensi untuk pertumbuhan bakteri termofilik yang mampu menghasilkan berbagai macam enzim yaitu protease, kitinase dan lipase. Lipase atau triacylglycerol acylhydrolases (EC3.1.1.3) termasuk dalam kelas enzim yang mengkatalisis hidrolisis trigliserida rantai panjang dan merupakan kelompok yang paling penting dari biokatalisis untuk aplikasi bioteknologi.Lipase dapat diproduksi dengan menggunakan mikroorganisme sebagai isolat. Kelompok yeast, fungi, dan bakteri merupakan mikroba penghasil lipase. Strain bakteri memiliki potensi yang lebih besar untuk memproduksi lipase karena aktivitas enzim yang lebih tinggi dibandingkan dengan mikroorganisme lainnya. Tujuan penelitian ini untuk memanfaatkan limbah padat RPH berupa organ visceral (intestinum dan rumen) sebagai substrat dalam produksi lipase oleh Bacillus sp. SKII-5 serta mengetahui konsentrasi substrat optimum dalam produksi lipase. Penelitian ini diawali dengan pengujian kualitatif Bacillus sp. SK II-5 dengan hasil positif sebagai bakteri lipolitik menggunakan medium tween80 agar medium. Setelah hasil iiididapatkan dilanjutkan dengan persiapan media kultur dan aklimatisasi. Sumber karbon utama berasal dari lemak intestinum dan rumen. Kemudian dilakukan produksi lipase dengan dengan variasi konsentrasi substrat yaitu 0,11%, 0,21%, 0,31% dan 0,42%. Aktivitas tertinggi crude lipase adalah menggunakan lemak 0,11% intestinum yaitu 2858.6 U/ml dengan kandungan protein sebesar 0,102 mg/ml dan substat 0,21% rumen memiliki aktivitas 3009,3 U/ml dengan kandungan protein sebesar 0,220 mg/ml. Selanjutnya, dilakukan proses isolasi dan produksi lipase dengan metode sentrifugasi dan diikuti dengan uji aktivitas lipase. Selanjutnya dilakukan produksi lipase dengan menggunakan kedua substrat tersebut, lipase diisolasi menggunakan metode sentrifugasi dan metode purifikasi menggunakan presipitasi amonium sulfat bertingkat. Lipase terkonsentrasi pada 60-75% dengan aktivitas enzim tertinggi yaitu 1717,3 U/ml dan 1642.6 U/ml. Titik isolektrik lipase adalah pH 5 dan hasil elektroforesis SDS-PAGE menunjukkan bahwa lipase yang dihasilkan oleh Bacillus sp. SK II-5 memiliki berat molekul 43,3 kDa ======================================================================================================= Solid and liquid waste from slaughterhouses are discharged directly into the environment without being processed that caused contamination of air, water and soil. One of solid slaughterhouses waste is visceral organs which contain high lipid content. Besides, this waste has function as medium growth of thermophilic bacteria to produce a wide variety of lipolytic enzymes, such as protease, chitinase, and lipase. Lipase or triacylglycerol acylhydrolases (EC3.1.1.3) is the most important group of biocatalyst for biotechnology. Lipase catalyze the hydrolysis of long chain triglycerides. Lipases have emerged as one of the leading biocatalysts with proven potential for contributing to the multibillion dollar underexploited lipid technology bio-industry and multifaceted industrial applications. Lipase could be produced by microorganisms such as yeast, fungi, and bacteria. Strains of bacteria have a greater potential to produce lipase because a higher enzyme activity than others. The aim of this research is utilize solid slaughterhouses waste of visceral organs (the intestine and rumen) as a substrate to produce lipase from Bacillus sp. SK II-5 and determine the optimum substrate concentration to lipase production. Lipase produce by Bacillus sp. SK II-5 as lipolytic bacteria which confirmed use tween80 agar medium. After the results obtained, Bacillus sp. SK II-5 inoculated to starter preparation and acclimatization. Carbon source was provided by fat which isolated from the tissue of bovine intestine and rumen. Substrate vwith variation of concentration is 0.11%, 0.21%, 0.31% and 0.42%. The highest lipase activity was determined from substrate 0.11% intestine and 0.21% rumen fat with activity 2858.6 U/ml and 3009.3 U/ml, respectively. Lipase was isolated by centrifugation method and to precipitate lipase by ammonium sulfate, experiment conducted with 15-30%, 30-45%, 45-60%, 60-75% and 75-90%, Results revealed that 60-75% saturation was proved to be effective for maximum specific activity of 1717.3 U/ml and 1642.6 U/ml. Isoelectric point of lipase is pH 5. The molecular weight of lipase which produced by Bacillus sp. SKII-5 is 43,3 kDa by SDS-PAGE

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSB 572.76 Hid p-1
Uncontrolled Keywords: Bacillus sp. SK II-5, Lipase, Lipid, Organ Visceral.
Subjects: Q Science > QH Biology
Divisions: Faculty of Science and Data Analytics (SCIENTICS) > Biology > 46201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Mr. Tondo Indra Nyata
Date Deposited: 22 Apr 2020 02:22
Last Modified: 22 Apr 2020 02:22
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/75875

Actions (login required)

View Item View Item