Analisis Penjadwalan Inspeksi Berbasis Risiko Terhadap Bentangan Bebas, Studi Kasus: PT. X, Madura

Qonitah, Iftinaniffah (2020) Analisis Penjadwalan Inspeksi Berbasis Risiko Terhadap Bentangan Bebas, Studi Kasus: PT. X, Madura. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
04311640000034-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Bentangan bebas yang terjadi pada pipa bawah laut dapat menyebabkan kelelahan akibat vortex induced vibration dan juga local buckling. Dari risiko kegagalan yang mungkin terjadi tersebut, maka diperlukan adanya penjadwalan inspeksi berbasis risiko. Pipa bawah laut 14” milik PT.X yang terletak di Selat Madura digunakan untuk menyalurkan gas dari CPP ke ORF dengan panjang 65 km memiliki 554 bentangan bebas. Pada tugas akhir ini akan dibahas mengenai bentangan-bentangan mana saja yang dapat menyebabkan kegagalan fatigue akibat VIV dan local buckling, kemudian akan dihitung risiko pada pipa bawah laut yang ditinjau untuk ditentukan penjadwalan inspeksi berikutnya dan mitigasi terhadap bentangan-bentangan kritis. Dalam analisis bentangan bebas codes yang digunakan adalah DNV RP F105 dan DNV OS F101. Sedangkan codes yang digunakan untuk penyusunan jadwal inspeksi adalah API RP 580. Untuk mengetahui keandalan pipa bawah laut yang ditinjau maka dilakukan simulasi keandalan monte carlo. Hasil screening fatigue akibat VIV menunjukkan bahwa terdapat 9 bentangan yang tidak lolos pada arah in-line, dengan panjang bentangan 27 m, 28 m, 29 m, 30 m, 33 m, dan 36 m, kemudian terdapat satu bentangan gagal statis dengan panjang 183 m. Sedangkan, pada arah cross-flow seluruh bentangan lolos screening. Tingkat risiko pipa bawah laut untuk moda kegagalan VIV dan local buckling pada aspek safety dan lingkungan berada pada kategori medium, sedangkan aspek aset berada pada kategori high. Sehingga, penjadwalan inspeksi pada aspek safety dan lingkungan dilakukan 6 tahun sekali, sedangkan untuk aset dilakukan 3 tahun sekali dengan intelligent pigging dan ROV. Upaya mitigasi pemasangan clamp-on support with auger screw legs dilakukan terhadap bentangan-bentangan kritis yang tidak lolos screening.======================================================================================================== A free span that occurs in subsea pipelines can cause fatigue due to vortex-induced vibration and also local buckling. From the risk of failure that might occur, a risk-based inspection scheduling is required. PT.X's 14” subsea pipeline located in the Madura Strait is used to deliver gas from CPP to ORF with a length of 65 km and has 554 free spans. In this final project will discuss which spans can cause fatigue failure due to VIV and local buckling, then risk will be calculated to determine the next inspection and mitigation of critical spans. In the analysis of the free span codes used are DNV RP F105 and DNV OS F101. While the codes used for the risk-based inspection is API RP 580. Monte Calor Simulation is performed to find out the reliability of the subsea pipeline. The results of fatigue screening due to VIV showed that 9 spans did not pass in the in-line direction, with a length of 27 m, 28 m, 29 m, 30 m, 33 m, and 36 m, then there was a static failure on 183 m span. Meanwhile, in the direction of cross-flow, all spans pass the screening. The level of subsea pipeline's risk for VIV and local buckling failure modes in the safety and environmental aspects is in the medium category, while the asset aspect is in the high category. Thus, scheduling inspections on safety and environmental aspects are done every 6 years, while for assets aspect is done every 3 years with intelligent pigging and ROV. Mitigation is done by installing clamp-on support with auger screw legs for critical spans that do not pass the screening.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: free span, RBI, VIV, monte carlo, local buckling
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery > TJ930 Pipelines (General). Underwater pipelines.
T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy > TN880.5 Natural gas pipelines
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Ocean Engineering
Depositing User: Iftinaniffah Qonitah
Date Deposited: 12 Aug 2020 07:37
Last Modified: 12 Aug 2020 07:37
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/77679

Actions (login required)

View Item View Item