STUDI EKPERIMENTAL DAN ANALISA PENGARUH KETEBALAN EPOXY ADHESIVE TERHADAP KEKAKUAN BUTT ADHESIVE JOINT DENGAN ADHEREND ALUMUNIUM KOTAK BERONGGA PADA LAJU REGANGAN TINGGI

Pramono, Sidik (2020) STUDI EKPERIMENTAL DAN ANALISA PENGARUH KETEBALAN EPOXY ADHESIVE TERHADAP KEKAKUAN BUTT ADHESIVE JOINT DENGAN ADHEREND ALUMUNIUM KOTAK BERONGGA PADA LAJU REGANGAN TINGGI. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
02111540000168_Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Sambungan adhesive dipilih untuk struktur ringan karena berbagai kelebihannya dibandingkan sambungan mekanik konvensional, yaitu ringan dan dapat mendistribusikan tegangan secara merata. Dalam aplikasi otomotif, struktur menerima beban tumbukan sehingga penting mengetahui karakteristik dari sambungan adhesive seperti respon tegangan-regangan dan kekakuan. Metode untuk mengetahui karakteristik tersebut adalah menggunakan alat uji Split Hopkinson Pressure Bar (SHPB). Butt joint adalah sambungan yang sering digunakan untuk karakterisasi sifat mekanik sambungan arah aksial. Pengujian sambungan butt joint menggunakan adherend silindris pejal hanya menghasilkan data karakteristik bulk adhesive, sedangkan adherend berongga dapat menggambarkan karakteristik sambungan secara keseluruhan. Namun, karakterisasi sambungan adhesive dengan dengan adherend berongga belum banyak dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketebalan epoxy adhesive terhadap kekakuan pada sambungan tipe butt dengan adherend alumunium kotak berongga menggunakan alat uji SHPB pada laju regangan tinggi. Ketebalan adhesive divariasikan yaitu dengan nilai 0.5; 1.0; 1.5; dan 2.5 milimeter dengan rasio epoxy-hardener konstan 1:1. SHPB digunakan untuk mendapatkan kurva tegangan-regangan dari spesimen sambungan. Laju regangan dikendalikan agar konsisten, yaitu 32 ± 3 s-1. Nilai kekakuan sambungan yang diperoleh dari nilai modulus elastisitas spesimen dan kemudian dibandingkan untuk tiap variasi ketebalan adhesive. Pada rentang variasi yang diuji, nilai modulus elastisitas menurun secara non-linear seiring penambahan ketebalan adhesive. Validasi juga dilakukan dengan cara melakukan analisa numerik untuk memastikan pengaruh ketebalan adhesive pada sambungan adhesive. Nilai modulus elastisitas terbesar didapatkan pada ketebalan adhesive 0.5 mm pada rentang ketebalan yang diuji. Modulus elastisitas terus menurun hingga pada ketebalan adhesive 2.5 mm, tetapi nilai modulus elastisitas pada rentang ketebalan adhesive 1.5 mm dan 2.5 mm tidak memiliki perbedaan yang signifikan berdasarkan uji paired t-test. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi dalam pengambilan keputusan ketebalan adhesive yang digunakan pada butt adhesive joint dengan adherend alumunium kotak berongga, sehingga dapat meminimalkan biaya yang dibutuhkan dalam pengaplikasian adhesive joint.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: adherend berongga, adhesive joint, kekakuan, ketebalan adhesive, split hopkinson pressure bar.
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA658 Structural design
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Mechanical Engineering > 21201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Sidik Pramono
Date Deposited: 13 Aug 2020 08:20
Last Modified: 13 Aug 2020 08:20
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/77960

Actions (login required)

View Item View Item