PENGARUH KEDALAMAN AIR TERHADAP TENSION TALI TAMBAT PADA SISTEM DOLPHIN MOORING SAAT OFFLOADING FLNG DENGAN LNG CARRIER KONDISI SIDE BY SIDE

Ramadhan, Nugie (2020) PENGARUH KEDALAMAN AIR TERHADAP TENSION TALI TAMBAT PADA SISTEM DOLPHIN MOORING SAAT OFFLOADING FLNG DENGAN LNG CARRIER KONDISI SIDE BY SIDE. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
04311640000038-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Guna menjaga dan menahan pergerakan FLNG (Floating Liquefied Natural Gas) dan LNG (Liquefied Natural Gas) Carrier saat offloading agar tetap dalam kondisi stabil, maka perlu dibangun fasilitas sistem tambat bangunan apung (mooring system). Pada penelitian ini, peneliti akan melakukan analisa tegangan tali tambat dengan sistem dolphin mooring saat offloading FLNG dengan Carrier pada kondisi side by side dengan pengaruh kedalaman air. Pengaruh kedalaman air sendiri membuat tegangan tali tambat akan memiliki nilai berbeda disetiap mooring line nya. Hasil analisis menunjukkan bahwa semakin dalam perairan, maka tension tali tambat kapal akan semakin kecil. Hal tersebut berlaku pada semua simulasi pembeban, semua heading pembebanan, dan semua kondisi kapal. Pada penelitian ini, nilai tension maximum pada shallow water = 81.987 kN, nilai tension maximum pada intermediate water = 79.882 kN, dan nilai tension maximum pada deep water = 76.487 kN. Ditinjau dari kondisi kapal, nilai tension maksimum tali tambat terjadi pada kondisi kapal FLNG Ballast – LNGC Ballast dengan nilai sebesar 81.987 kN. Pengaruh beban gelombang pada tension tali tambat kapal memiliki nilai minimum pada perairan dangkal (shallow water), dan semakin besar pada perairan dalam. Berbanding terbalik dengan pengaruh beban arus dan angin pada tension tali tambat kapal, dimana pengaruh beban arus dan angin memiliki nilai maksimum pada perairan dangkal dan semakin kecil pada perairan dalam. Pada penelitian ini, nilai maksimum tension overall = 81.987 kN dengan SF (safety factor) = 6.27 sehingga masih memenuhi kriteria safety factor yang disarankan oleh API RP 2SK (2015) yaitu >1.67.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: FLNG, LNG Carrier, dolpin mooring, offloading, side by side, kedalaman, mooring tension.
Subjects: T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering > TC1680 Offshore structures
T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering > TC205 Harbors--Design and construction.
T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering > TC357 Harbor Engineering. Piers, quays, and wharves
V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering
V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering > VM161 Ships--Hydrodynamics
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Ocean Engineering > 38201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Nugie Ramadhan
Date Deposited: 01 Sep 2020 03:51
Last Modified: 01 Sep 2020 03:51
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/78241

Actions (login required)

View Item View Item