Kontrol Optimal Model Penyebaran Penyakit MERS-CoV Dengan Pengaturan Dosis Obat Dan Penyuluhan Kesehatan

Rohmi, Novia Hadiatni (2020) Kontrol Optimal Model Penyebaran Penyakit MERS-CoV Dengan Pengaturan Dosis Obat Dan Penyuluhan Kesehatan. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
06111640000022-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Pemodelan matematika dapat merepresentasikan suatu permasalahan di dunia nyata. Salah satu contoh pemodelan matematika adalah penyebaran penyakit. Middle East Respiratory Syndrome merupakan penyakit penapasan menular yang pertama kali diidentifikasi di Arab Saudi. Penyakit MERS-CoV tercatat ada 2.494 kasus dengan 858 kematian. Penyakit MERS-CoV ini disebabkan oleh virus corona yang berasal dari hewan. Sampai sekarang belum ada vaksin yang khusus dalam penyakit MERS-CoV tetapi sudah ada pengobatan pada umumnya. Sementara kasus terkena penyakit MERS-CoV dari waktu ke waktu terus bertambah sehingga dibutuhkan penanganan yang benar dalam pengaturan dosis pengobatan agar dapat mengurangi kematian pasien dan penyuluhan kesehatan dalam pencegahan penyebaran penyakit MERS-CoV. Dalam penelitian ini dilakukan kontrol optimal berupa pengaturan dosis obat dan penyuluhan kesehatan menggunakan Prinsip Maksimum Pontryagin. Hasil analisis menunjukkan menurunnya populasi terinfeksi, menurunnya populasi rawat inap, dan meningkatnya populasi sembuh setelah pemberian kontrol. Kata kunci : Middle East Respiratory Syndrome, pengaturan dosis pengobatan, penyuluhan kesehatan, Prinsip Maksimum Pontryagin. ============================================================================================================================== Mathematical modeling can represent a problem in the real life. One example of mathematical modeling is the spread of disease. Middle East Respiratory Syndrome is an infectious respiratory disease that was first identified in Saudi Arabia. MERS-CoV disease recorded 2,494 cases with 858 deaths. MERS-CoV disease is caused by corona virus that comes from animals. Until now there is no specific vaccine in MERS-CoV disease, but there is general treatment. While cases of MERS-CoV disease continue to increase from time to time so that the right handling of medication dosage is needed in order to reduce patient deaths and health education in preventing the spread of MERS-CoV disease. In this study, optimal control with drug dosage settings and health education will be analyzed using Pontryagin Maximum Principles. The result of the analysis showed a decrease in infected population, decrease in hospitalized population and an increase in recovery population after giving the control. Keywords : Middle East Respiratory Syndrome, drug dosage settings, health education, Pontryagin’s Maximum Principle.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Middle East Respiratory Syndrome, pengaturan dosis pengobatan, penyuluhan kesehatan, Prinsip Maksimum Pontryagin.
Subjects: Q Science > QA Mathematics > QA372.B9 Differential equations--Numerical solutions. Runge-Kutta formulas--Data processing.
Divisions: Faculty of Science and Data Analytics (SCIENTICS) > Mathematics > 44201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Novia Hadiatni Rohmi
Date Deposited: 22 Aug 2020 01:56
Last Modified: 22 Aug 2020 01:56
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/80116

Actions (login required)

View Item View Item