Desain Modifikasi Gedung At-Tauhid Tower Universitas Muhammadiyah Surabaya Dengan Menggunakan Balok Beton Pratekan Pada Lantai Atap

Ridho, Muhammad (2020) Desain Modifikasi Gedung At-Tauhid Tower Universitas Muhammadiyah Surabaya Dengan Menggunakan Balok Beton Pratekan Pada Lantai Atap. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
03111645000033-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

Gedung AT-TAUHID TOWER Universitas Muhammadiyah Surabaya yang ditinjau penulis merupakan gedung multifungsi yang terdiri dari 13 lantai dengan tinggi bangunan 48 meter. Dimana pada lantai 12 terdapat ruang pertemuan tanpa adanya struktur kolom di tengah ruangan dengan bentang balok sepanjang 12 meter. Sebagai solusi dari struktur ruang pertemuan tersebut maka diperlukan perencanaan balok beton pratekan. Perkembangan sistem beton pratekan yang semakin pesat dalam perencanaan gedung membutuhkan pertimbangan tertentu, untuk itu digunakan sistem post tension (pasca tarik) untuk kemudahan konstruksi pada gedung Selain balok pratekan perencanaan juga memperhitungkan kondisi kegempaan yang ada. Berdasarkan identifikasi data tanah hasil uji Standart Penetration Test (SPT) dan Peta Hazard 2010, diketahui bahwa Kota Surabaya merupakan wilayah dengan jenis tanah sedang serta memiliki nilai respon spektra percepatan 0,2 detik sebesar 0,6g dan nilai Sds sebesar 0,528 sehingga masuk kondisi desain seismik D (KDS D). Dengan kondisi tanah yang masuk KDS D, maka struktur bangunan direncanakan dengan metode Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Desain struktur pada bangunan ini meliputi perhitungan struktur atas dan struktur bawah. Dimana struktur atas terdiri dari perhtungan kolom, balok, pelat lantai, tangga. Sedangkan struktur bawah terdiri dari perhitungan poer, dan fondasi. Untuk material dalam perencanaan struktur menggunakan mutu bahan : fc’ = 30 Mpa, fy = 400 Mpa. Perhitungan yang dilakukan dalam tugas akhir ini mengacu pada peraturan yang ditetapkan pada SNI 2847-2013 tentang persyaratan beton struktural untuk bangunan gedung, SNI 1726-2012 tentang tata cara perencanaan ketahanan gempa, dan SNI 1727-2013 untuk beban minimum untuk perencanaan bangunan gedung dan struktur lain. Dari perhitungan dan analisa yang telah dilakukan, gaya pratekan yang didapat sebesar 2000 kN dengan kehilangan gaya pratekan sebesar 23,50%. Dan selanjutnya akan dituangkan dalam bentuk laporan perhitungan struktur dengan disertai gembar teknik yang dapat dijadikan acuan dalam pembangunan. ============================================================ At-Tauhid tower Muhammadiyah University Surabaya reviewed by the author is a multifunctional building consisting of 13th floors with 48 meters high building. Where on the 12th floor there is a meeting room without a column structure in the middle of the room with beam span along 12 meters. As a solution of the meeting room space structure is required prestressed beam planning. The development of prestressing concrete systems which is increasingly in building planning, for this reason a post tension system is using for ease of construction in building. In addition to prestressing beams the planning also takes into account existing seismic conditions. Based on the identification of soil data of test results of Standard Penetration Test (SPT) and Hazard Map 2017, it is known that Surabaya is an area with soft soil type and has a response value of 0.2 second acceleration spectra of 0.3g and Sds value of 0.468 so that enter design conditions seismic D (KDS D). With the condition of land entering KDS D, then the structure of the building is planned with the method of Special Moment Frame System (SRPMK). The structural design of this building includes the calculation of the upper and lower structures. Where the upper structure consists of columns, beams, floor plates, stairs. While the bottom structure consists of calculations sloof, poer, and the foundation. For materials in structural planning use the materialin this thesis refers to the regulations set forth in SNI 2847-2013 on the requirements of structural concrete for building structures, SNI 1726-2012 on earthquake resistance planning procedures, and SNI 1727-2013 for minimum loads for the planning of buildings and structures other. From the calculations and analisys result, prestressed force obtained at 2000kN and has loss of presstresing force at 23,50%. And next will be poured in the form of structural calculation report with accompanied by a technique that can be used as a reference in development

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: AT-TAUHID TOWER, Beton Pratekan, SRPMK,
Subjects: T Technology > TH Building construction > TH1095 Earthquakes and building
Divisions: Faculty of Civil, Environmental, and Geo Engineering > Civil Engineering > 22201-(S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Muhammad Ridho
Date Deposited: 24 Aug 2020 07:14
Last Modified: 24 Aug 2020 07:14
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/80825

Actions (login required)

View Item View Item