Analisis Pemetaan Wilayah Persaingan Pasar Perusahaan Operator Seluler

Nugroyanto, Victory (2021) Analisis Pemetaan Wilayah Persaingan Pasar Perusahaan Operator Seluler. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
09211950093009-Master_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Industri layanan seluler adalah salah satu industri dengan nilai pasar yang besar dan pertumbuhan yang bagus. Adapun sifat pasar seluler tidak bersifat monopoli tetapi terdapat persaingan pasar yang terbuka dan cenderung ketat. Wilayah operasional perusahaan seluler dibagi ke dalam beberapa area yang terdiri dari beberapa kota. Setiap kota memiliki tingkat kondisi persaingan yang berbeda yang memerlukan strategi pasar yang berbeda juga. Akan tetapi strategi pasar yang berbeda – beda untuk setiap kota akan membutuhkan anggaran yang besar dan proses waktu yang lama sedangkan dalam perusahaan terdapat batasan anggaran dan waktu dalam eksekusi rencana strategi persaingan. Oleh karena hal tersebut diperlukan suatu strategi persaingan pasar yang tepat dengan pengawasan yang intensif untuk terciptanya efektifitas pelaksanaan kegiatan operasional dalam mencapai target pangsa pasar perusahaan yang telah ditetapkan dengan tetap menjaga keunggulan bersaing yang dimiliki oleh perusahaan melalui pendekatan analisis klaster. Penelitian ini melakukan pemetaan wilayah persaingan pasar yang diawali dengan analisis deskriptif yang kemudian dilanjutkan dengan pengelompokan kota wilayah operasional ke dalam beberapa kelompok yang memiliki kemiripan karakteristik persaingan pasar dengan menggunakan motode analisis klaster sehingga didapatkan peta persaingan pasar yang mudah dimonitor dan ditindaklanjuti secara cepat oleh manajemen perusahaan seluler untuk memenangkan persaingan. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa dari 119 kota yang menjadi obyek penelitian terkelompok ke dalam 3 (tiga) klaster wilayah pasar yaitu klaster tingkat persaingan rendah, menengah, dan tinggi dengan setiap klaster memiliki 6 (enam) tingkat urgensitas yang berbeda. Selain itu diperoleh fakta bahwa dalam kurun waktu satuan mingguan telah terjadi pergeseran status persaingan pasar dengan cepat di banyak kota. Adapun matrik pemetaan wilayah atau kota yang menjadi rekomendasi positif untuk manajemen dalam memilih daftar prioritas kota yang memerlukan respon tindakan pasar yang cepat khususnya untuk 18 kota atau kabupaten yang berada di klaster kompetisi level menengah dengan tingkat urgensitas tinggi menjadi output akhir dari penelitian ini. ===================================================================================================== The cellular service industry is one of industry with huge market value and significant growth profile. The nature of the cellular market industry is not monopolistic but there is a tight open competition. The operational territory area is divided into several areas consisting of several cities. Each city has different levels of competitive conditions that require different market strategies. However, different market strategies for each city will need a large budget and a long process of time in executing the company's competition strategy plan, while company has limitations of budget and time. For that reasons, it is necessary to have an appropriate market competition strategy with intensive monitoring to create an effective implementation of operational activities in achieving the company's market share target that has been set while maintaining the company’s competitive advantage has through the cluster analysis approach. This study conduct a market competition territory mapping that start with a descriptive analysis. It continue with the cities group of territory area into several groups that has similar characteristics of market competition by using the cluster analysis method. At the end, a competition map will obtain that easily monitored and quickly follow up by the management of mobile telecom company to win the competition. From this research, it was found that the 119 cities that were the subject of the study were grouped into 3 (three) clusters of market areas, namely clusters of low, medium and high levels of competition, with 6 (six) different levels of urgency for each cluster. In addition, it is found that there has been a rapid shift in the status of market competition in many cities over the weekly period. The final output of this research is the area or city mapping matrix, which is a positive recommendation for management in selecting a priority list of cities requiring a quick win response to market action, particularly for 18 cities with a high level of urgency in the midlevel competition cluster.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Analisis Deskriptif, Analisis Klaster, Keunggulan Bersaing, Kompetisi, Operator Selular, Pangsa Pasar, Pemetaan Wilayah, Strategi Bersaing
Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions > HC108 Market surveys.
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD30.213 Management information systems. Dashboards. Enterprise resource planning.
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD30.23 Decision making. Business requirements analysis.
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD30.28 Planning. Business planning. Strategic planning.
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD31 Management--Evaluation
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD38.7 Business intelligence. Trade secrets
H Social Sciences > HF Commerce > HF5415.127 Market segmentation. Target marketing
T Technology > T Technology (General) > T58.6 Management information systems
Divisions: Faculty of Business and Management Technology > Management Technology > 61101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Victory Nugroyanto
Date Deposited: 05 Feb 2021 03:18
Last Modified: 05 Feb 2021 03:18
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/82612

Actions (login required)

View Item View Item