Pengembangan Model Prioritisasi Layanan Publik Online Berdasarkan Proses Pengembangan Keputusan Manajemen Portfolio Aplikaasi oleh Bappeko, Dinkominfo, & Kepala Daerah (Studi Kasus : Kota Surabaya)

Saptoadji, Tantri Gunarni (2018) Pengembangan Model Prioritisasi Layanan Publik Online Berdasarkan Proses Pengembangan Keputusan Manajemen Portfolio Aplikaasi oleh Bappeko, Dinkominfo, & Kepala Daerah (Studi Kasus : Kota Surabaya). Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
5212100053_Undergraduate_Theses.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Berkembangnya Teknologi Informasi membuat Pemerintah Kota Surabaya memiliki keinginan peningkatan pada tingkat layanan publik yang dimilikinya, dengan kondisi tersebut Pemerintah Kota Surabaya menentukan untuk terintegrasinya layanan publik yang bersifat offline menjadi online. Layanan publik online tersebut diintegrasikan melalui portal Surabaya Single Window (SSW). Layanan public tersebut digunakan untuk memudahkan warga kota surabaya maupun warga asing dapat merasakan manfaat yang di berikan oleh portal Surabaya Single Window (SSW). Akan tetapi dalam terintegrasinya system tersebut masih terdapat beberapa layanan publik offline yang belom menjadi online. Hal ini menjadikan target bagi Pemerintah Kota Surabaya untuk mengonlinekan layanan public offline. Aktivitas yang di kerjakan, disebut pengelolaan manajemen portfolio aplikasi, aktivitas tersebut telah dilaksanakan oleh Bappeko dan Dinkominfo selaku instansi Pemerintah Kota Surabaya. Kondisi tersebut, menjadikan Bappeko dan Dinkominfo berinisiatif untuk adanya peningkatan pengawasan melalui Kepala Daerah yang nantinya pengambilan faktor keputusan prioritisasi. Oleh sebab itu target yang dimiliki Pemerintah Kota Surabaya yaitu kebutuhan untuk memprioritaskan kepentingan beberapa layanan publik offline menjadi online, dilakukan dengan menghasilkan metode selesksi dan prioritisasi portfolio aplikasi layanan publik berbasis online. Untuk mendapatkan hasil luaran terdapat proses yang harus dilakukan yaitu Application Portofolio Management dan di lanjutkan dengan menyelaraskan kerangka seleksi proyek yang akan digunakan sebagai acuan dalam penelitian ini. Dengan menggunakan dasar manajemen portfolio aplikasi yaitu model prioritisasi akan menjadi bentuk pertimbangan kebutuhan organisasi yang di gambarkan melalui kondisi exsisting. Model prioritisasi baru yang akan dihasilkan akan didukung dengan perangkat penilaian yang di rekomendasikan untuk pihak Pemerintah Kota Surabaya. Hasil dari penilaian sersebut digunakan sebagai bentuk seleksi dengan implementasi model prioritisasi. Tugas akhir ini di harapkan dapat menghasilkan sebuah perkembangan metode prioritisasi portfolio aplikasi layanan publik berbasis online yang telah dikembangkan. Dengan menghasilkan metode baru, metode tersebut dapat digunakan sebagai refrensi atau acuan bagi Pemerintah Kota Surabaya. ===================================================================================================== The development of Information Technology makes Surabaya City Government has an increasing desire at the level of its public services, with the condition of Surabaya City Government determines for the integration of public services that are offline to be online. The online public services are integrated through Surabaya Single Window (SSW) portal. Public service is used to facilitate surabaya city residents and foreigners can feel the benefits provided by the portal Surabaya Single Window (SSW). However, in the integrated system there are still some offline public services that are not online. This makes the target for Surabaya City Government to mengonlinekan public service offline. Activities that are done, called management portfolio management applications, these activities have been implemented by Bappeko and Dinkominfo as an agency of Surabaya City Government. These conditions, making Bappeko and Dinkominfo initiative for an increase in supervision through the Regional Head who will take the factor of prioritization decision. Therefore, the target of Surabaya City Government is the need to prioritize the interests of some offline public services to be online, done by producing the method of selection and prioritization of portfolio of online service-based services. To get the outcome there is a process that must be done that is Application Portfolio Management and in proceed by aligning the project selection framework to be used as a reference in this research. By using the basis of application portfolio management, the prioritization model will be a form of consideration of the organization's needs in describing through exsisting conditions. The new prioritization model to be generated will be supported by the recommended rating tool for the Surabaya City Government. The results of the assessment are used as a form of selection with the implementation of the prioritization model. This final project is expected to result in a development of portfolio prioritization method of online service-based online services that have been developed. By producing a new method, the method can be used as reference or reference for Surabaya City Government.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Model Prioritisasi; layanan publik online; pengambilan keputusan; Aplikasi Manangement Portfolio; Priority Model; online public service; decision making; Manangement Portfolio Application
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD30.23 Decision making. Business requirements analysis.
T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Information Technology > Information System > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Saptoadji Tantri Gunarni
Date Deposited: 19 Jan 2018 07:17
Last Modified: 19 Jan 2018 07:17
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/49739

Actions (login required)

View Item View Item