Irwandana, Angga (2019) Penggunaan Lean Construction Untuk Mengurangi Pemborosan (WASTE) Pada Pembangunan Gedung 33 Lantai. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
Preview |
Text
09211750013027-Master_Thesis.pdf Download (3MB) | Preview |
Abstract
Keterbatasan lahan yang tersedia serta meningkatnya kebutuhan bangunan sebagai fungsi hunian, membuat pembangunan gedung bertingkat menjadi alternatif yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut, serta semakin cepatnya waktu yang dibutuhkan untuk pembangunan semakin membuat benyaknya gedung bertingkat yang dibangun. Akan tetapi, pada proses pembangunan gedung bertingkat tersebut selalu dihasilkan pemborosan (waste) yang disebabkan oleh aktifitas pekerjaan, cara penyimpanan material, metode pekerjaan serta akibat dari yang lain. Hal tersebut dapat menyebabkan penambahan anggaran biaya serta waktu yang digunakan untuk pembangunan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, beberapa cara yang digunakan adalah meningkatkan produktifitas, menggunakan metode dan bahan yang benar, pengambilan dan penyimpanan material, serta pengawasan terhadap proses pekerjaan yang yang ditingkatkan sehingga dari semua alur dapat menambah nilai yang dihasilkan. Konsep tersebut berhasil digunakan untuk meningkatkan produktifitas serta mengurangi pemborosan (waste) pada industi manufaktur, yang coba diterapkan pada industry konstruksi, dimana pada proses konstruksi, pemborosan (waste) yang dihasilkan akan dikurangi dengan menggunakan konsep tersebut. Langkah identifikasi menggunakan metode Pareto Diagram, pemetaan Big Mapping dan VASAT serta penggunaan FMEA digunakan untuk menemukan sumber permasalahan serta urutan resiko yang menghasilkan pemborosan (waste) dapat teridentifikasi, yang kemudian dilakukan analisa dan evaluasi untuk mengurangi sumber pemborosan, baik tata cara pelaksanaan, penggunaan bahan serta langkah – langkah apa yang harus dilakukan. Penelititan ini dilakukan untuk memberikan pemetaan, melakukan analisa dan evaluasi yang dilakukan untuk rekomendasi perbaikan dan dilakukan kontrol sehingga dapat mengurangi pemborosan (waste) yang dihasilkan. Pengamatan dilakukan pada item pekerjaan yang memiliki bobot pekerjaan sebagai pekerjaan mayor dan tidak dikerjakan oleh sub kontraktor. Identifikasi pada pelaksanaan pekerjaan periode sampai dengan bulan Februari 2019 didapatkan hasil bahwa terjadi pemborosan (waste) bahan keramik tile 300mm x 600mm sebesar 26,76%, homogenus Tile 600 x 600mm sebesar 24,97%, semen portland 9,15%, plesteran 8,20%, dan perekat bata ringan sebesar 8,03% pada urutan 5 tertinggi. Setelah didapatkan identifikasi dan diberikan metode perbaikan pemborosan (waste) dapat turun menjadi keramik tile 300mm x 600mm sebesar 22,16%, homogenus Tile 600 x 600mm sebesar 20,75%, semen portland 4,34%, plesteran 7,70% dan perekat bata ringan sebesar 5,59%. Proses tersebut perlu ditingkatkan pengawasan dan pelaksanaan serta perlu diterapkan pada awal pekerjaan agar dapat menjadi prosedur kerja yang sesuai.
================================================================================================================
The limited available of land as well as the increase in building needs as a function of occupancy, making the construction of high rise buildings an alternative used to meet these needs, and the faster time needed for development increasingly makes the high rise building built. However, in the process of building a multi-storey building, waste is always generated which causes negative impacts on the environment, and adds to the budget that is used for development.
To anticipate this, several methods are used to increase productivity, use the right methods and materials, retrieve and store materials, and supervise the work process that is improved so that all the grooves can add value to the results. The concept was successfully used to increase productivity and reduce waste in the manufacturing industry, which was tried to be applied in the construction industry, where in the construction process, the waste produced would be reduced by using the concept. The identification step uses the Pareto Diagram method, Big Mapping and VASAT mapping and the use of FMEA is used to find the source of the problem and the sequence of risks that produce waste can be identified, which is then analyzed and evaluated to reduce the source of waste, both procedures for implementation, use of materials and what steps should be taken. This research was carried out to provide mapping, analysis and evaluation carried out for recommendations for repairs and controls, so as to reduce waste generated. Observations were made on work items that had the weight of work as major jobs and were not carried out by sub-contractors. Identification on the implementation of work period up to February 2019 shows that there is waste of ceramic tiles 300mm x 600mm for 26.76%, homogenus of Tile 600 x 600mm at 24.97%, portland cement at 9.15%, plastering 8 , 20%, and light brick adhesives of 8.03% in the highest order of 5. After obtaining identification and being given a method of repairing waste, it can be reduced to ceramic tile 300mm x 600mm by 22.16%, homogenus Tile 600 x 600mm at 20.75%, portland cement 4.34%, plastering 7.70% and adhesive light brick by 5.59%. The process needs to be enhanced by supervision and implementation and needs to be applied at the beginning of the work so that it can be an appropriate work procedure.
Item Type: | Thesis (Masters) |
---|---|
Additional Information: | RTMT 658.404 Irw p-1 |
Uncontrolled Keywords: | Proyek, Lean Construction, VSM, VASAT, FMEA, Project, Lean Construction |
Subjects: | T Technology > T Technology (General) > T58.8 Productivity. Efficiency T Technology > TH Building construction > TH438 Construction industry--Management. Project management. |
Divisions: | Faculty of Creative Design and Digital Business (CREABIZ) > Technology Management > 61101-(S2) Master Thesis |
Depositing User: | Angga Irwandana |
Date Deposited: | 26 Mar 2025 00:50 |
Last Modified: | 26 Mar 2025 00:50 |
URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/70319 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |