Res, Haitin (2026) Quantitative Assessment of Risk Construction Delays in High-Rise Building Projects In Phnom Penh. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
6012241098-Master_Thesis.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
Abstract
Proyek bangunan gedung bertingkat tinggi di Phnom Penh mengalami perkembangan yang pesat dalam beberapa tahun terakhir; namun demikian, keterlambatan jadwal masih menjadi permasalahan yang berulang dan berdampak negatif terhadap kinerja proyek serta efisiensi biaya. Meskipun risiko keterlambatan konstruksi telah banyak dikaji dalam berbagai penelitian, kajian kuantitatif yang secara khusus berfokus pada risiko internal yang berasal dari kontraktor dalam konteks industri konstruksi Kamboja masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan penilaian kuantitatif terhadap risiko keterlambatan jadwal yang disebabkan oleh faktor internal kontraktor pada proyek bangunan gedung bertingkat tinggi di Phnom Penh selama periode 2020–2025. Risiko keterlambatan yang berkaitan dengan kontraktor diidentifikasi dan dianalisis melalui survei kuesioner terstruktur yang melibatkan 97 profesional konstruksi, dengan mengacu pada Risk Breakdown Structure (RBS). Metode Relative Importance Index (RII) digunakan untuk memprioritaskan risiko berdasarkan tingkat probabilitas dan dampaknya terhadap jadwal proyek. Risiko-risiko yang memiliki tingkat kepentingan tertinggi selanjutnya dianalisis menggunakan simulasi Monte Carlo dengan 10.000 iterasi, yang didasarkan pada estimasi durasi keterlambatan minimum, paling mungkin, dan maksimum dari para ahli, guna mengukur tingkat ketidakpastian jadwal proyek secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dan penjadwalan yang tidak efektif, permasalahan arus kas, rendahnya produktivitas tenaga kerja, serta keterlambatan yang disebabkan oleh subkontraktor merupakan faktor dominan yang berkontribusi terhadap keterlambatan jadwal proyek bangunan gedung bertingkat tinggi. Analisis probabilistik menunjukkan distribusi keterlambatan yang tidak berdistribusi normal dan cenderung menceng ke kanan, yang mengindikasikan tingginya kemungkinan terjadinya keterlambatan proyek meskipun risiko individual berada pada tingkat sedang. Temuan ini mencerminkan adanya interaksi kumulatif dan nonlinier antar risiko keterlambatan yang berasal dari pihak kontraktor. Penelitian ini menegaskan bahwa risiko internal kontraktor memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan ketidakpastian jadwal dan terjadinya keterlambatan proyek. Oleh karena itu, penguatan praktik perencanaan dan penjadwalan, peningkatan pengelolaan keuangan, serta koordinasi subkontraktor yang lebih efektif menjadi langkah penting untuk memitigasi risiko keterlambatan dan meningkatkan keandalan jadwal proyek bangunan gedung bertingkat tinggi di Phnom Penh serta wilayah berkembang dengan karakteristik serupa.
=======================================================================================================================================
High-rise building projects in Phnom Penh have expanded rapidly in recent years; however, schedule delays remain a persistent issue that adversely affects project performance and cost efficiency. Although construction delay risks have been widely examined in previous studies, quantitative evidence focusing specifically on contractor-related internal risks within the Cambodian construction context remains limited. This study addresses this gap by conducting a quantitative assessment of contractor-related schedule delay risks in high-rise building projects in Phnom Penh during the period 2020–2025. Contractor-related delay risks were identified and evaluated using a structured questionnaire survey administered to 97 construction professionals, guided by a Risk Breakdown Structure (RBS). The Relative Importance Index (RII) method was applied to prioritize risks based on their probability and impact levels. The most critical risks were subsequently analyzed using Monte Carlo simulation with 10,000 iterations, incorporating expert-based minimum, most-likely, and maximum delay estimates to quantify overall schedule uncertainty.
The results reveal that poor planning and scheduling, cash flow problems, low labor productivity, and subcontractor-related delays are the most significant contributors to schedule overruns in high-rise building projects. The probabilistic analysis demonstrates non-normal and right-skewed delay distributions, indicating a high likelihood of schedule overruns even when individual risks are moderately ranked. This outcome highlights the cumulative and non-linear interaction of contractor-related delay risks on overall project schedules. The findings confirm that contractor-related internal risks play a critical role in schedule uncertainty and delay occurrence in high-rise construction projects. Strengthening planning and scheduling practices, improving financial management, and enhancing subcontractor coordination are therefore essential to mitigate schedule risks and improve schedule reliability in Phnom Penh and comparable developing construction markets.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bangunan bertingkat tinggi, Keterlambatan konstruksi, Penilaian risiko kuantitatif, Relative Importance Index, Simulasi Monte Carlo, Construction delay, High-rise buildings, Monte Carlo simulation, Quantitative risk assessment |
| Subjects: | T Technology > TH Building construction > TH438 Construction industry--Management. Project management. |
| Divisions: | Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Civil Engineering > 22101-(S2) Master Thesis |
| Depositing User: | Res Haitin |
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 04:16 |
| Last Modified: | 27 Jan 2026 04:16 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/130631 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
