Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Ketahanan Infrastruktur Jalan Terhadap Bencana Gempa Bumi Di Sulawesi Tengah

Karuniawan, Rio (2026) Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Ketahanan Infrastruktur Jalan Terhadap Bencana Gempa Bumi Di Sulawesi Tengah. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 6012241008-Master_Thesis.pdf] Text
6012241008-Master_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Indonesia Indonesia terletak di kawasan Cincin Api Pasifik, salah satu zona tektonik paling aktif di dunia, sehingga sangat rentan terhadap bencana geologis, khususnya gempa bumi. Provinsi Sulawesi Tengah merupakan wilayah dengan tingkat kegempaan tinggi, di mana gempa besar tahun 2018 menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur jalan. Kerusakan tersebut menghambat distribusi logistik, menurunkan mobilitas masyarakat, dan melemahkan aktivitas ekonomi daerah, sehingga menunjukkan pentingnya peningkatan ketahanan infrastruktur jalan terhadap bencana gempa bumi. Dalam beberapa tahun terakhir, fokus penelitian dan kebijakan telah bergeser dari sekadar pemulihan (recovery) menuju konsep resiliensi, yang menekankan kemampuan sistem untuk bertahan, beradaptasi, dan pulih dengan cepat setelah bencana. Namun, kajian empiris terkait resiliensi jalan di wilayah rawan gempa masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi ketahanan infrastruktur jalan terhadap gempa bumi di Sulawesi Tengah. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada para ahli di bidang infrastruktur jalan dan manajemen kebencanaan, kemudian dianalisis menggunakan Exploratory Factor Analysis (EFA). Hasil analisis menunjukkan empat faktor utama ketahanan, yaitu faktor 1 Ketahanan Sistem melalui Perencanaan, Manajemen, dan Kesiapan Infrastruktur, faktor 2 Ketersediaan dan Konektivitas Jaringan Jalan, faktor 3 Kapasitas Pengetahuan dan Tata Kelola Kebencanaan dan faktor 4 Dampak dan Paparan Bencana terhadap Infrastruktur . Faktor pertama terbukti paling dominan dalam menentukan ketahanan jalan di wilayah rawan gempa. Temuan ini menegaskan bahwa perencanaan tata ruang berbasis risiko, kesiapan dana dan peralatan darurat, serta penerapan manajemen risiko yang terintegrasi merupakan komponen kunci dalam membangun sistem infrastruktur jalan yang tangguh dan cepat pulih pascabencana.
===================================================================================================================================
Inzdonesia Indonesia is located within the Pacific Ring of Fire, one of the most tectonically active zones in the world, making it highly vulnerable to geological disasters, particularly earthquakes. Central Sulawesi Province is classified as a high-seismicity region, where the major earthquake in 2018 caused severe damage to road infrastructure. This damage disrupted logistics distribution, reduced community mobility, and weakened regional economic activities, highlighting the critical importance of enhancing the resilience of road infrastructure against earthquake hazards. In recent years, research and policy focus has shifted from mere recovery toward the concept of resilience, which emphasizes the ability of systems to withstand, adapt, and rapidly recover after disasters. However, empirical studies on road infrastructure resilience in earthquake-prone regions remain limited. This study aims to identify the factors influencing road infrastructure resilience to earthquakes in Central Sulawesi. Data were collected through questionnaires distributed to experts in road infrastructure and disaster management and analyzed using Exploratory Factor Analysis (EFA). The results reveal four main resilience factors: (1) System Resilience through Planning, Management, and Infrastructure Preparedness, (2) Road Network Availability and Connectivity, (3) Disaster Knowledge Capacity and Governance, and (4) Disaster Impact and Exposure on Infrastructure. The first factor was found to be the most dominant in determining road resilience in earthquake-prone areas. These findings emphasize that risk-based spatial planning, preparedness of emergency funds and equipment, and the implementation of integrated risk management are key components in developing resilient road infrastructure systems capable of rapid post-disaster recovery.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: EFA, Infrastruktur Jalan, Resiliensi, Bencana Gempa Bumi, EFA, Road Infrastructure, Resilience, Earthquake Disaster
Subjects: T Technology > TH Building construction > TH1095 Earthquakes and building
T Technology > TH Building construction > TH438 Construction industry--Management. Project management.
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Civil Engineering > 22101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Rio Karuniawan Karuniawan
Date Deposited: 29 Jan 2026 04:36
Last Modified: 29 Jan 2026 04:36
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/131016

Actions (login required)

View Item View Item