Pertukaran Waktu dan Biaya pada Proyek Pembangunan Gedung Seni dan Budaya (Ex. Gedung Mitra) Kota Surabaya

Andrianto, Tomy (2010) Pertukaran Waktu dan Biaya pada Proyek Pembangunan Gedung Seni dan Budaya (Ex. Gedung Mitra) Kota Surabaya. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 3106100626-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
3106100626-Undergraduate_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (18MB)

Abstract

Pembangunan Gedung Seni dan Budaya di kota Surabaya bertujuan meningkatkan rasa seni dan budaya serta sebagai ikon kota. Proyek pembangunan ini juga merupakan salah satu bentuk appresiasi pemerintah kota terhadap bidang Seni dan budaya yang ada di dalam kehidupan masyarakatnya. Proyek tersebut mengalami keterlambatan disebabkan oleh mobilisasi kontraktor pelaksana yang terlambat. Proyek tersebut mengalami keterlambatan selama 4 minggu atau +-17,79% sehingga perlu dilakukan percepatan sehingga proyek dapat di selesaikan tepat waktu dengan tujuan agar dapat mengurangi kerugian yang akan terjadi. Tugas Akhir ini bertujuan mempercepat waktu penyelesaian proyek agar dapat mengejar keterlambatan proyek dari jadwal sebelumnya. Metode crashing untuk menghitung cost slope dilakukan dengan beberapa metode antara lain menambah jam kerja, menambah grup kerja pada aktifitas-aktifitas tertentu dan mengganti metode konstruksi. Dalam perhitungan crashing ini dipakai program bantu QM. Hasil analisa Tugas Akhir ini adanya pertambahan biaya total yang dibutuhkan untuk mengejar keterlambatan proyek adalah Rp 6.330.849.946,00. Total biaya proyek pelaksanaan pekerjaan Rp. 6.137.142.129,00. Apabila proyek dibiarkan terlambat, denda yang harus dibayar sebesar Rp 202.525.525,5.
==============================================================================================================================================
Gedung Seni dan Budaya in Surabaya has been establishing in order to encourage sense of art and culture, beside to be an icon of this city. Another objective is for giving a great appreciation in the art and culture for surabaya community. In the construction phase, there was a under schedule causes by delay in contractor mobilization. The delay was occurred in 4 weeks or +-17,79%. To complete on time and reduce more losses, the construction needs to be crashing. The objective of this research is to estimate project duration after crashing and crashing cost. Using some crashing scenario like working overtime, more labours mobilization and changing construction method. QM software was used in calculating crashing schedule and crashing cost. From the analysis, it could be showed that maximum crashing cost was Rp 6,330,849,946. Total cost was Rp. 6.137.142.129,00 Penalty to be paid was Rp 202.525.525, 5 when the project was still under schedule

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: RSS 692.5 And p
Uncontrolled Keywords: Pertukaran biaya dan waktu (time cost trade off), metode konstruksi, gedung seni budaya surabaya, time cost trade off, construction method, gedung seni budaya surabaya
Subjects: T Technology > TH Building construction > TH438 Construction industry--Management. Project management.
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > 22201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: magang .
Date Deposited: 27 Oct 2026 04:33
Last Modified: 27 Oct 2026 04:33
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/145890

Actions (login required)

View Item View Item