PENGEMBANGAN MODEL BISNIS DAN PROTOTIPE PLATFORM RITEL PRODUK PETERNAKAN (STUDI KASUS: LINI BISNIS TERNAKMART PADA PT TERNAKNESIA FARM INNOVATION)

Tarmizi Ihza, Tarmizi (2020) PENGEMBANGAN MODEL BISNIS DAN PROTOTIPE PLATFORM RITEL PRODUK PETERNAKAN (STUDI KASUS: LINI BISNIS TERNAKMART PADA PT TERNAKNESIA FARM INNOVATION). Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
09111640000009_Undergraduate_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Sektor peternakan hingga saat ini masih menjadi salah satu sektor yang sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi negara dengan menyumbang terbesar kedua pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) di Indonesia. Kontribusi peternakan yang cukup tinggi untuk ekonomi Indonesia, kenyataannya tidak beriringan dengan kesejahteraan peternak lokal. Melihat kontribusi peternakan yang cukup besar terhadap ekonomi Indonesia dan permasalahan kurangnya modal peternak lokal, PT Ternaknesia Farm Innovation mendirikan platform digital yang bertujuan untuk membantu menyelesaikan permasalahan bidang peternakan dari aspek permodalan dan pasar. Seiring dengan perjalanan, kebutuhan produk ternak harian terus meningkat dan para peternak yang membutuhkan pasar secara harian juga meningkat. Perkembangan tingkat konsumsi hasil pangan Indonesia atas produk peternakan terus meningkat dengan sangat pesat. Dengan begitu, pada pertengahan 2019, Ternaknesia mendirikan platform Ternakmart yang merupakan platform ritel online yang melakukan penjualan hasil ternak halal dan fresh (susu, daging sapi dan ayam, telur) dari Peternak Lokal. Melihat persaingan yang semakin ketat akan terasa sulit untuk melakukan akusisi pasar yang saat ini telah dikuasai oleh para pesaing baik ritel modern, tradisional, ataupun startup pada bidang yang sejenis. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model bisnis untuk platform ritel Ternakmart agar dapat bersaing di pasar. Penelitian ini dilakukan saat terjadi wabah pandemi Covid-19. Pengumpulan data dilakukan secara offline dan sebagian online yaitu melalui wawancara via call dan chat menggunakan aplikasi Whatsapp dan Zoom. Penelitian ini juga menghasilkan prototipe platform aplikasi mitra agen Ternakmart dimana prototipe ini menjadi rekomendasi untuk pembuatan aplikasi mitra. Pengembangan model bisnis dilakukan dengan pendekatan value proposition design, quality function deployment dan business model canvas. Dari pengembangan ini dihasilkan model bisnis dan pengembangan model multiple fits dengan menghasilkan mitra agen dan mitra ider sebagai intermediary guna meningkatkan pangsa pasar Ternakmart. Terdapat beberapa implikasi manajerial yang dapat diterapkan oleh Ternakmart untuk dapat meningkatkan nilai keunggulan kompetitif yang dimana peningkatan kualitas produk dan layanan menjadi hal utama yang paling diperlukan dalam implementasi model bisnis yang telah dibuat ============================================================================================== The livestock sector is still one of the most important sectors in the country's economic growth by contributing to the second-largest growth in Gross Domestic Product (GDP) in Indonesia. The contribution of livestock is quite high for the Indonesian economy, in fact, does not coincide with the welfare of local farmers. Seeing the considerable contribution of livestock to the Indonesian economy and the problem of lack of local breeder capital, PT Ternaknesia Farm Innovation established a digital platform that aims to help solve livestock problems in terms of capital and market aspects. Along with the journey, the daily needs of livestock products continue to increase and the farmers who need markets on a daily basis also increase. In addition, the development of the level of consumption of Indonesian food products on livestock products continues to increase very rapidly. That way, in mid-2019, Ternaknesia established the Ternakmart platform which is an online retail platform that sells halal and fresh livestock products (milk, beef and chicken, eggs) from Local Farmers. Seeing the increasingly fierce competition, it will be difficult to acquire a market that is currently dominated by competitors, whether modern, traditional, or startup in similar fields. Therefore, this research aims to develop a business model for the Ternakmart retail platform in order to compete in the market. This research was carried out during the Covid-19 pandemic outbreak. Therefore, data collection is done online through interviews via call and chat using the Whatsapp and Zoom applications. In addition, this study also produced a prototype platform for the Ternakmart agent partner application where this prototype became a recommendation for making partner applications. The development of business models is carried out using the value proposition design, quality function deployment and business model canvas approaches. From this development, the business model and the multiple model development are generated by producing an agent partner and an ider partner as an intermediary in order to increase the market share of Ternakmart. There are several managerial implications that can be applied by Ternakmart to be able to increase the value of competitive advantage in which improving the quality of products and services is the main thing most needed in the implementation of business models that have been made

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5548.32 Electronic commerce.
Divisions: Faculty of Creative Design and Digital Business (CREABIZ) > Business Management > 61205-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Tarmizi Ihza
Date Deposited: 17 Aug 2020 07:03
Last Modified: 17 Aug 2020 07:04
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/78754

Actions (login required)

View Item View Item