Evaluasi Kinerja Dan Tingkat Kepuasan Pengguna Moda Transportasi Kereta Api Rapih Dhoho (Blitar-Surabaya)

Maharani, Ajeng Putri (2016) Evaluasi Kinerja Dan Tingkat Kepuasan Pengguna Moda Transportasi Kereta Api Rapih Dhoho (Blitar-Surabaya). Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.

[thumbnail of 3114105002-Undergraduate_Thesis.pdf]
Preview
Text
3114105002-Undergraduate_Thesis.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview

Abstract

Surabaya sebagai ibukota provinsi Jawa Timur menjadi pusat industry, perekonomian dan kota pelajar. Hal tersebut menimbulkan mobilitas penduduk yang besar dari daerah-daerah sekitar menuju Surabaya. Oleh karena itu dibutuhkan sarana transportasi massal yang memadai yang dapat memenuhi kebutuhan para urban. Transportasi massal sangat berperan penting untuk mengurangi kemacetan di jalan raya. Salah satu transportasi massal yang digunakan adalah Kereta Api Rapih Dhoho. Dalam suatu pelayanan membutuhkan evaluasi terhadap kinerja. Setiap konsumen menginginkan pelayanan yang sebaik mungkin dan berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya. Sehingga hal tersebut merupakan suatu indikator yang penting untuk mengukur kualitas pelayanan. Dari hasil analisa dapat diketahui waktu tempuh rata-rata tercepat antar stasiun untuk rute Surabaya-Blitar/Blitar-Surabaya berkisar antara 4-5 menit, dan yang terlama adalah 23-43 menit. Untuk waktu tempuh total dan headway dari SurabayaBlitar/Blitar-Surabaya mengalami keterlambatan yang masih dapat ditolerir menurut PM 48 tahun 2015 (kurang dari 10% dari total waktu tempuh). Ruang kenyamanan tempat duduk adalah

vi
0,22075 m2/space yaitu kurang dari yang disyaratkan untuk memenuhi standar kenyamanan 0,3-0,5 m2/space ,dan angka kenyamanan tempat berdiri adalah 0.45 m²/space yaitu memenuhi standar kenyamanan sebesar 0.25 m2/space. Kapasitas kereta api sebesar 640 penumpang menurut data lapangan, namun karena termasuk jenis kereta lokal antar kota jarak jauh, semua penumpang harus memiliki tempat duduk (PM 48 tahun 2015), maka untuk mendapatkan kenyamanan kapasitas penumpang adalah 530 penumpang. Load factor per kereta tertinggi terdapat pada kereta dengan no KA 451 (pagi) sebesar 1.18. Untuk hasil analisa dari survey kepuasan penumpang didapat bahwa nilai tingkat kesesuaian terendah terdapat pada variable 3(Kebersihan toilet kereta) 35% dan tertinggi pada variable 17(mendapatkan peringatan saat kereta sampai stasiun) 80%. Dengan nilai ratarata tingkat kesesuaian responden sebesar 57% maka dapat disimpulkan bahwa kinerja dari KA Rapih Dhoho (SurabayaBlitar) cukup baik namun belum memenuhi harapan penumpang atau dapat dikatagorikan penumpang merasa kurang puas
=======================================================================================================
As a capital city of East Java, Surabaya has become the most viral central of industrial, economic and education. It makes a big mobility from surrounding areas to Surabaya. Therefore, it needs mass transportation to make the dream come true. Mass transportation is very important to reduce traffic jam on the highway. One of them is Rapih Dhoho Railway. To measure the level of service needs an evaluation. Every consumer want to be served well and the opinion are deference between one another. So that it is an important indicator to measure the quality of service. To summarize, from the analysis results will be obtained that the average fastest travel time between stations for the route Surabaya-Blitar/Blitar-Surabaya takes 4-5 minutes, and the longest takes 23-43 minutes. The general time in field and headway of the route Surabaya-Blitar/Blitar-Surabaya delayed that can be tolerated according to Minister Regulation no. 48, 2015 (less than 10% of the general travel time still allowed). The comfort level of the seating are 0.22075 m2/space that is less than that hinted to comply with the standards 0.3-0.5 m2/space, and standing comfort level are 0.45 m²/space that higher than the standards 0.25 m2/space. According to field data, the railway capacity is 640 passengers, but according to Minister Regulation for this kind of

viii
local inter-city trains that all passengers should have a place to sit. In order to get the comfort of passenger, the capacity should be 530 passengers. The highest load factor per train are 1,18 which on the train with serial number KA 451(morning train) from Surabaya to Blitar. For the analysis results obtained the minimum level of conformity of the respondents are about 35% at 8th variable (Cleanliness of toilet train) and the maximum level of conformity of the respondents are about 80% at variable 17 (get a warning when the train arrived stations). Average level of conformity of the respondents are about 57%, it can be stated that the performance of Rapih Dhoho Railway (Surabaya-Blitar) is quite good but not comply with the expectations of the passengers or that the passengers feel less satisfied

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSS 658.812 Mah e-1
Uncontrolled Keywords: headway, kapasitas, kepuasan penumpang, kereta api Rapih Dhoho, kinerja, load factor, pelayanan
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5415.335 Consumer satisfaction
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Architechture > 23201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: EKO BUDI RAHARJO
Date Deposited: 15 Apr 2020 05:25
Last Modified: 15 Apr 2020 05:25
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/75794

Actions (login required)

View Item View Item